Selamat datang di blog Dee









oyr79
October 29th
Male
Jakarta
<< September 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30
If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

rss feed

blogdrive

powered by oyr79



9.7.2005
Sharing yuk........

 

Halal kah berpacaran????

 

Pertanyaan bagus yang masuk kedalam mailist gue nich…..

Jadi malu jawabnya….soalnya gue bukan orang yang baik,setidaknya itu pendapat gue,jadi mari sama-sama sharing……

Mencintai seseorang itu bukan dosa,cinta itu anugerah…inget kan lagunya doel sumbang…cinta itu anugerah maka berbahagialah…sebab kita sengsara bila tak punya cinta…..Perasaan cinta itu rahmat dari Allah.

Yang jadi masalahnya cara berpacaranya atau cara bercintanya.

Dalam alqur’an surat an-nur ayat 30-31,Allah telah memerintahkan kita untuk menundukan pandangan dari lawan jenis yang tidak halal atau muhrimnya.Bahkan dalam suatu hadist di katakan rasullah bersabda:”Wahai Ali,janganlah kamu ikuti satu pandangan kepada wanita dengan satu pandangan lain,karena pandangan yang pertama itu tidak mengapa,tetapi tidak yang ke dua”

 

Jadi……boleh ngak sih……pacaran

 

Memang ,kalau kita lihat pacaran dalam pemahaman umum,yaitu bedua-duan maka itu haram,karena yang ketiganya itu adalah setan.Apalagi berduannya di tempat gelap,mamakai baju yang ketat,wangi yang menyengat……aduh…setan mana yang tak ingin mendekat…..awalnya sih…pengangan tangan……lalu……weits….

Awalnya berpacaran sih tujuanya agar selama pacaran itu kita mengenal pribadi seseorang, ( mobil pribadi…..tabungan pribadi….rumah pribadi…..hehehheheh ngak deng…..).apa yach namanya,kepribadian seseorang itu awalnya.

Tapi kalau kita sedang berpacaran yang nampak hanya yang bagus-bagussss…nya saja,semacam “jaim” gitu,huh….dasar….laki-laki….heheheheh ( jangan protes kaum laki-laki….J).Jadi masih perlu ngak sih pacaran kalau hanya terjadi penipuan kepribadian???

 

Waktu gue chating  ada temen gue nanya, apa yang lo inginkan dalam hidup lo sekarang..???tapi ngomongnya dalam bahasa ingris lo…..maklum dia kan orang sebrang ngak bisa bahasa indonesia…hiks

Trus gue jawab,gue pengen ketemu orang yang baik untuk jadi pasangan hidup gue

Terus dia ngomong gini,kalo lo baik,lo akan dapat orang yang baik,tapi kalo lo ngak baik lo akan dapat yang ngak baik pula….waduh…..gue dah baik apa belum yach…..:(

Kita memang hidup dalam lingkungan social yang saling berinteraksi,maka dari diri kita lah yang harus bisa menjaga diri kita,mana yang boleh dan mana yang tidak boleh di lakukan antara kaum adam dan kaum hawa.

Kalaupun kita pacaran ,mungkin harus menjaga dogma-dogma agama agar tidak terjadi penyimpangan dari tujuan semula.

Mungkin sebaiknya kita memasrahkan semua urusan kepada khaliqnya,untuk yang lagi pacaran….(duh..kasian gue yach….jomlo),sebaiknya kita beristikharah,agar di pilihkan jodoh yang terbaik.dan yakinlah bahwa itu kan datang…….dan yakinlah bahwa itu yang terbaik buat kita karena Allah paling tepat dalam perhitungannya.

 

Nah itu pendapat gue,kalo mo kasih koment juga boleh……

 


Posted at 7.9.05 by dee_naveen

AL USTAZ
October 10, 2008   02:42 PM PDT
 
Dalam agama Islam tidak dikenal istilah pacaran, tetapi "kholwat", yaitu berduaan antara 2 manusia baligh dit4 sepi dg tidak disertai muhrimnya. Kholwat itu sangat dibenci Alloh dan rosul-Nya, karena yg ke 3 pasti syaithonirrojim, yang selalu menghembus-hembuskan nafsu syahwat ke arah zina kelamin. Alloh juga telah mengingatkan kita "Walaa taqrobuzzinaa, innahuu faahisah, wasa-asabilan" 'Janganlah kamu dekati zina, sesungguhnya itu jalan yang buruk/keji, dan sejelek-jelek jalan. Temanmu yang dari sebrang itu benar, yaitu sesuai dengan surat An Nuur (24) ayat 26, silakan dikaji, bahwa perempuan yang baik adalah untuk laki2 yg baik, dan laki2 yang baik adalah untuk perempuan yang baik. Itu sudah sunnatulloh (ketetapan Alloh) yg tidak akan terbantahkan, karena hanya Dialah yang Maha Mengetahui calon pasangan (jodoh) kita. Nabi kita juga mengingatkan kepada para pemuda "Wahai para pemuda, jika kamu sudah mampu, maka nikahlah (karena itu akan dapat lebih menundukkan pandanganmu), jika belum mampu, maka PUASALAH. JADI ISLAM TIDAK MENGENAL ISTILAH PACARAN, KARENA ITU BUKAN BUDAYA/KEBIASAAN NABI DAN SAHABAT BELIAU, TETAPI DARI LUAR BUDYA ISLAM. Barang siapa tidak mengikuti sunnahku (rosululloh-red), maka ia tidak termasuk golonganku (besok di akherat). Demikiman, semoga lebih jelas. jika msh ? hubungi wandirozaq@gmail.com. Sukron wa 'afwan
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry